Sepanjang pengalaman saya, sebagai seorang konsultan kejawen, tidak jarang saya ditanya. Tentang bagaimana cara menarik benda pusaka.

Karena itu kali ini, akan saya terangkan salah satu cara menarik benda pusaka yang paling mudah. Bahkan tanpa puasa.

Tetapi sebelum itu, terlebih dulu saya garis bawahi betul-betul, bahwa cara yang saya sampaikan ini sewajarnya dijadikan sebagai wawasan saja. Tidak lebih, tidak kurang. Kalaupun Anda ingin mencoba mempraktekkannya, silakan.

Tetapi saya tidak menjamin bahwa Anda akan mendapatkan hasil, persis seperti yang Anda kehendaki. Mengapa begitu? Karena bakat spiritual tiap orang tidak sama.

Hanya karena ada banyak orang yang sudah berhasil menggunakan cara ini, bukan berarti Anda akan berhasil juga. Jadi akan jauh lebih baik, bila cara menarik benda pusaka ini, kita ketahui sebagai wawasan saja.

Tempat Penarikan Benda Pusaka

Pertama-tama, kita perlu menentukan dulu lokasi penarikannya ini dimana. Bagi Anda yang mungkin ada niat untuk menarik pusaka, pasti sudah ada bayangan, akan melakukannya dimana.

Karena sebelumnya bisa jadi, Anda sudah pernah mendengar informasi, tentang keberadaan suatu pusaka di tempat tertentu. Contoh, di lokasi pemakaman tua, pohon tua, rumah tua, maupun tempat-tempat peninggalan masa lampau.

Bila sudah menentukan lokasinya, carilah tempat atau titik yang tanahnya tidak berbatu. Alias tanah gembur. Pastikan lokasi ini sepi, karena Anda membutuhkan ketenangan.

Lalu siapkan kain putih, lebih baiknya kain kafan, kembang tujuh rupa, dan kemenyan. Kain putih ini nantinya berfungsi sebagai alas duduk Anda, sekaligus alas kemunculan pusaka yang Anda kehendaki. Taburi kain ini dengan kembang tujuh rupa.

Terlebih dulu, ucapkan salam kepada penunggu gaib setempat, secara sopan, dalam bahasa apapun yang Anda kuasai. Mengucapkan salam ini dilakukan sambil membakar kemenyan mengelilingi lokasi persemedian Anda tersebut.

Baru setelah itu, duduklah pada kain putih yang telah Anda sediakan tadi. Niatkan untuk menarik pusaka, dan mintalah pertanda, jika memang Anda diijinkan untuk memiliki pusaka tersebut.

Sambil duduk bersila, bacakanlah al fatihah sambil menahan napas. Lalu lanjutkan dengan membaca dua baris doa yang akan saya tuliskan nanti di akhir artikel ini.

Masing-masing doa tersebut, bacalah 111 kali. Jadi doa pertama dibaca 111 kali dulu, lalu lanjutkan dengan membaca doa yang kedua, 111 kali juga. Kemudian tiupkan pada telapak tangan Anda dan hentakkan atau tepukkan tangan Anda ke tanah sebanyak tiga kali.

Setelah itu, tidurlah di lokasi tersebut. Bila diijinkan memiliki pusaka yang dimaksud, maka Anda akan mendapatkan petunjuk tentang cara mendapatkan pusaka ini, biasanya lewat mimpi. Umumnya, pusaka akan muncul dengan salah satu dari tiga cara.

Pertama, ia muncul dengan sendirinya secara tiba-tiba di samping Anda.

Kedua, ada penunggu gaib yang akan memberi bisikan, tentang dimana Anda bisa menggali, serta mengambil sendiri pusaka tersebut.

Dan yang ketiga, penunggu gaib ini akan muncul dalam wujud menyerupai manusia untuk menyerahkan pusaka tersebut secara langsung.

Jika kita bicara, tentang faktor apa yang paling mempengaruhi keberhasilan upaya penarikan pusaka ini, maka niat kitalah yang paling mempengaruhi. Selain tentu saja kemampuan spiritual orang itu sendiri.

Sekiranya Anda berhasil mendapatkan pusaka yang Anda maksud, dalam bentuk apapun itu, maka rawatlah dan pergunakan dengan baik serta bijak. Semoga bermanfaat bagi Anda.

Doa Menarik Pusaka:
Ya Illahi Ya Robbi, Laillaha Illa Anta, Subhanaka Inni Kuntu Minaddholimin (baca 111 kali)
Wujud Lan Maujud, Teko Lan Tumeko, Siro Nompo Kanti Lapanging Samudro (baca 111 kali)

Cara Menarik Benda Pusaka Tanpa Puasa
error: Content is protected !!